Category Archives: Artikel

Jalan-Jalan 1 Disember 2013 – Check Aura….

KEMBARA SPIRITUAL DI PULAU BALI, INDONESIA

ImageBismillahirrohamnirrohim (Dengan Nama Allah Yanga Maha Pemurah Lagi Maha Penyanyang)

Tenaga Dalam Ilahi – Insya Allah satu program kembara spiritual bersama pengasas TENDAI selama lebih kurang 5 hari 4 malam di sekitar Pulau Bali Indonesia dijangka akan diadakan pada bulan Jun 2014. Antara program yang akan diadakan seperti menziarahi makam penyebar agama Islam di Pulau Bali, menziarahi ketua paranormal di Bali dan tafakur di kawasan ‘angker’ di sekitar Bali. Penyertaan hanya untuk sepuluh orang yang terawal sahaja. Kos dijangka lebih kurang RM 2000.00(pengangkutan, penginapan dan makan minum). Sesiapa berminat boleh kumpul duit awal-awal dan buat pasport…Daftar segera ya.

Belasungkawa : Syeikh Hassan Bangkok ( 10.10.2013)

ImageBismillahirrohmanirrohim…

Dapat SMS dari teman memberitahu Syeikh Hassan Bangkok telah kembali kerahmatullah magrib tadi (malam Jumaat). Alhamdulillah berkesempatan menziarahi kali pertama pada 6 Disember 2012 ketika almarhum masih sihat. Rajin berbual dan becerita kenangan masa mudanya.

Kemudian pada 4 Oktober 2013 perasaan ingin menzirahi almarhum begitu kuat dan saya memaksakan diri saya pergi ke Gurun, Kedah pada 5 Oktober bersama seorang teman yang mahu mengikuti menziarahi beliau. Ketika di rumahnya beliau kelihatan begitu tenat. Walaupun begitu almarhum sentiasa sibuk berzikir.

Dan menjelang maghrib 10 Oktober 2013 bersamaan 5 Zulhijah 1434, beliau telah kembali kerahmatullah  dan akan dikebumikan selepas solat jumaat hari ini. Berusia 139 tahun. Belajar pondok selama 20 tahun. Merupakan mursyid tarikat Syaziliah. Almarhum juga merupakan qadhi di Bangkok Thailand.

Semoga Allah ampunkan dosanya, terima amal ibadahnya, ditinggikan darjatnya dan ditempatkan ruhnya di tempat yang terbaik disisiNya

Alfatihah

Perbanyakkanlah membaca Surah AlKahfi agar terselamat dari fitnah dajal

ImagePesan guruku “bacalah surah alkahfi satu sampai sepuluh setiap hari sehingga hafal dan sampai hari mengundi. Nescaya Allah akan membukakan pintu hati dengan memilih mana yang baik dari yang baik baik tanpa dipengaruhi oleh syaitan diri hawa nafsu. Jangan rasa marah atau apa saja perasaan yang negatif kerana keputusan atas rasa marah itu menzalimi diri sendiri.”

HAKIKAT SEMBAHYANG

Image

Berdiri menyaksikan diri sendiri, kita bersaksi dengan diri kita sendiri, bahwa tiada yang nyata pada diri kita… hanya diri bathin (Allah) dan diri zahir kita (Muhammad) adalah yang membawa dan menanggung rahasia Allah SWT.

Hal ini terkandung dalam surat Al-Fatehah yaitu :

Alhamdu (Alif, Lam, Ha, Mim, Dal)

Kalimat alhamdu ini diterima ketika rasulullah isra’ dan mi’raj dan mengambil pengertian akan hakekat manusia pertama yang diciptakan Allah SWT. Yaitu : Adam AS. Tatkala Roh (diri bathin) Adam AS. Sampai ketahap dada, Adam AS pun bersin dan berkata alhamdulillah artinya : segala puji bagi Allah

Apa yang di puji…. Adalah : zat (Allah) , Sifat (Muhammad), Asma’ (Adam) dan Af’al (Manusia):

Jadi sembahyang itu bukan sekali-kali bererti :

Menyembah, tapi suatu istiadat penyaksian diri sendiri dan sesungguhnya tiada diri kita itu adalah diri Allah semata. Kita menyaksikan bahwa diri kitalah yang membawa dan menanggung rahasia Allah SWT. Dan tiada sesuatu pada diri kita hanya rahasia Allah semata serta.. tiada sesuatu yang kita punya : kecuali Hak Allah semata.

Sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Ahzab 72 Inna ‘aradnal amanata ‘alas samawati wal ardi wal jibal. Fa abaina anyah milnaha wa’asfakna minha wahamalahal insanu.

Artinya :

“sesungguhnya kami telah menawarkan suatu amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung tapi mereka enggan menerimannya (memikulnya) karena merasa tidak akan sanggup, lantas hanya manusia yang sanggup menerimanya”

Dan karena firman Allah inilah kita mengucap :

“Asyahadualla Ilaaha Illallah Wa Asyahadu Anna Muhammadar Rasulullah”

Yang berarti :
Kita bersaksi dengan diri kita sendiri bahwa tiada yang nyata pada diri kita sendiri hanya Allah Semata dengan tubuh zahir kita sebagai tempat menanggung rahasia Allah dan akan menjaganya sampai dengan tanggal yang telah ditentukan.

Manusia akan berguna disisi Allah jika ia dapat menjaga amanah Rahasia Allah dan berusaha mengenal dirinya sendiri.

Karena bila manusia dapat mengenal dirinya, maka dengan itu pulalah ia dapat mengenal Allah.

Hadits Qudsi….
“MAN ARAFA NAFSAHU FAKAT ARAFA RABBAHU”
Artinya : Barang siapa mengenal dirinya maka ia akan mengenal Allah

ALIF ITU ARTINYA : NIAT SEMBAHYANG

LAM ITU ARTINYA : BERDIRI

HA ITU ARTINYA : RUKU’

MIM ITU ARTINYA : DUDUK

Perkataan pertama dalam sembahyang itu adalah : Allahu Akbar (Allah Maha Besar) Perkata ini diambil dari peringatan ketika sempurnanya roh diri Rahasia Allah itu dimasukkan kedalam tubuh Adam AS. Adam AS. Pun berusaha berdiri sambil menyaksikan keindahan tubuhnya dan berkata : Allahu Akbar (Allah Maha Besar).

Dalam sembahyang harus memenuhi 3 syarat :
1.Fiqli (perbuatan)

2.Qauli (bacaan)

3.Qalbi (Hati atau roh atau qalbu)

Mengapa kita sembahyang sehari semalam 17 rakaat :
Adalah mengambil pengertian sebagai berikut :

Hawa, Adam, Muhammad, Allah dan Ah

1.Ah Itu Menandakan Sembahyang Subuh

Rakaat Yaitu Zat Dan Sifat

2.Allah Itu Menandakan Sembahyang Zohor

Rakaat Yaitu : Wujud, Alam, Nur Dan Shahadat.

3.Muhammad Itu Menandakan Sembahyang Asar

Rakaat Yaitu : Tanah, Air, Api, Dan Angin

4.Adam Itu Menandakan Sembahyang Maghrib

Rakaat Yaitu : Ahda, Wahda, Dan Wahdia

5.Hawa Itu Menandakan Sembahyang Isya

Rakaat Yaitu : Mani’, Manikam, Madi, Dan Di

MENGAPA KITA SEMBAHYANG SEHARI SEMALAM 17 RAKAAT :

Adalah mengambil pengertian sebagai berikut :

Hawa, Adam, Muhammad, Allah dan Ah ( )

1. AH ( ) itu menandakan sembahyang subuh…….”2”rakaat yaitu…Zat dan Sifat

2. ALLAH itu menandakan sembahyang Zohor “4” rakaat yaitu :Wujud,Alam,Nur dan Syahadat.

3. MUHAMMAD itu menandakan sembahyang Asar “4” rakaat yaitu : Tanah,Air,Api dan Angin.

4. Adam itu menandakan sembahyang Magrib “3” rakaat yaitu :Ahda,Wahda,dan Wahdia.

5. HAWA itu menandakan sembahyang Isya “4” rakaat yaitu : Mani,Manikam,Madi dan DI.

MENGAPA KITA MENGUCAP DUA KALIMAH SYAHADAT 9 KALI DALAM 5 WAKTU SEMBAHYANG

Sebab diri bathin manusia mempunyai 9 wajah.

Dua kalimah syahadat pada :

1.Sembahyang SUBUH 1 kali itu memberi kesaksian pada wajah kita pada martabat SIRUSIR (Rahasia didalam Rahasia)

2.Sembahyang ZOHOR 2 kali memberi kesaksian pada wajah kita pada martabat SIR dan AHDAH

3.Sembahyang ASAR 2 kali memberi kesaksian pada wajah kita pada martabat WAHDA dan WAHDIA

4.Sembahyang MAGHRIB 2 kali memberi kesaksian pada wajah kita pada martabat AHAD dan MUHAMMAD

5.Sembahyang ISYA 2 kali memberi kesaksian pada wajah kita pada martabat MUSTAFA dan MUHAMMAD

MENGAPA KITA HARUS BERNIAT DALAM SEMBAHYANG

Karena : niat itu merupakan kepala sembahyang.

Hakekat niat letaknya pada martabat alif dan ataupun kalbu manusia didalam sembahyang itu kita lapazkan didalam hati :

Niat sbb :

“aku hendak sembahyang menyaksikan diriku karena Allah semata-mata.”

Dalilnya :
1.LA SHALATAN ILLA BI HUDURIL QALBI

Artinya : Tidak Sah Shalat Nya Kalau Tidak Hadir Hatinya (Qalbunya)

2.LAYASUL SHALAT ILLA BIN MA’RIFATULLAH

Artinya : Tidak Syah Sholat Tanpa Mengenal Allah

3.WAKALBUL MU’MININ BAITULLAH

Artinya : Jiwa Orang Mu’min Itu Rumahnya Allah

4.WANAHNU AKRABI MIN HABIL WARIZ

Artinya : Aku (Allah) Lebih Dekat Dari Urat Nadi Lehermu

5.IN NAMAS SHALATU TAMAS KUNU TAWADU’U

Artinya : Hubungan Antara Manusia Dengan Tuhannya Adalah Cinta. Cintailah Allah Yang Karena Allah Engkau Hidup Dan Kepada Allah Engkau Kembali. (H.R. Tarmizi)

6.AKI MIS SHALATA LI ZIKRI

Artinya : Dirikan Shalat Untuk Mengingat Allah (QS. Taha : 145)

Sedangkan :

1.Al-Fatehah ialah merupakan tubuh sembahyang

2.Tahayat ialah merupakan hati sembahyang

3.Salam ialah merupakan kaki tangan sembahyan

HAKEKAT AL-FATEHA DALAM SHALAT

Membersihkan hati dari syirik kepada Allah SWT

Mengingat kita bahwa tubuh manusia itu mempunyai 7 lapis susunan jasad yaitu :
1.Bulu

2.Kulit

3.Daging

4.Darah

5.Tulang

6.Lemak

7.Lendir

7 ayat dalam Al-Fatehah merupakan tawaf 7 kali keliling ka’bah.

HAKEKAT ALLAHU AKBAR DALAM SHALAT IALAH :

“Mengambil magna ucapan Nabi Adam AS. Ketika berdiri menyaksikan dirinya sendiri dan Nabi Adam AS. Mengucap kalimah Allahu Akbar.

Peristiwa ini merupakan tajali (perpindahan) diri rahasia Allah sehingga dapat di tanggung oleh manusia dengan 4 perkara yaitu :

1. Wujud 2. Ilmu 3. Nur 4. Syahadat

Perkataan Allah pada Allahu Akbar mengandung magna atau martabat zat sedangkan perkataan “Akbar” pada Allahu Akbar mengandung magna atau martabat : sifat.

Jadi zat dan sifat itu tidak boleh berpisah, zat dan sifat sama-sama saling puji memuji

DALAM SHALAT ITU JUGA MENGANDUNG HAKEKAT ZAKAT.

Hakekat zakat dalam shalat ialah :

Mengandung makna “ Pembersih hati “ dari pada syirik kepada Allah SWT.

“ iiya Kanak Budu Wa iiya Kanasta’in”

Hanya kepada Allah lah aku menyembah dan hanya kepada Allah lah aku mohon pertolongan

HAKEKAT PUASA DALAM SHALAT :

1.Tidak Boleh Makan Dan Minum
2.Mata Berpuasa
3.Telinga Berpuasa
4.Kulit Berpuasa
5.Hati Berpuasa

Jika tidak faham ambil sahaja sebagai satu bacaan yg ringan buat anda.

Tombo Ati (Ubat Hati)

Salah seorang Wali Sembilan (Wali Songo) di Tanah Jawa yang bernama Sunan Bonang telah menciptakan syair atau tembang yang diberi judul “Tombo Ati” atau dalam bahasa Melayunya bermaksud “Ubat Hati”. Sunan Bonang atau nama sebenarnya Makhdum Ibrahim juga merupakan anak dari Sunan Ampel yang nama sebenarnya ialah Raden Rahmat. Sunan Ampel sendiri adalah anak dari Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) yang merupakan Wali Songo yang pertama.

Gelaran Sunan Bonang diperoleh dari nama Desa Bonang dekat Jepara, Jawa Tengah tempatnya berdakwah. Sepertimana Wali Songo yang lain, beliau menggunakan adat kesenian sesuatu daerah untuk berdakwah kepada penduduk setempat. Beliau memberikan alternatif kepada kesenian dan hiburan yang berunsur Hindu kepada yang bernuansa Islam. Salah satu karyanya yang terkenal ialah syair Tombo Ati yang telah digarap semula oleh Emha Ainun Najib dan Opick untuk menjadi sebuah nasyid yang mendamaikan dan penuh unsur nasihat.

TOMBO ATI

Tombo Ati iku limo perkorone
Kaping pisan moco Qur’an lan maknane
Kaping pindo sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono
Kaping papat kudu weteng ingkang luwe
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe

Salah sawijine sopo iso ngelakoni
Mugi-mugi Gusti Allah nyembadani

Obat Hati ada lima perkaranya
Yang pertama baca Qur’an dan maknanya
Yang kedua sholat malam dirikanlah
Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh
Yang keempat perbanyaklah berpuasa
Yang kelima dzikir malam perpanjanglah

Salah satunya siapa bisa menjalani
Moga-moga Gusti Allah mencukupi

Nyanyian: Opick
Album: Istighfar
Tahun: 2005

BUAT KERJA HAMBA, JANGAN BUAT KERJA TUHAN

Bismillahirrohmanirrohim….

Jika kita fikirkan sepintas lalu pada klausa tersebut mana mungkin seorang hamba yang diciptakan tuhannya boleh melakukan tugas-tugas tuhannya. Dalam konteks Islam pula mana mungkin kita insan yang Allah cipta melakukan tugas Allah. Justeru itu sekiranya kita mengaplikasi konsep ini dalam kehidupan kita, maka kekecewaan tadi pasti akan terubat kerana kita telah mengetahui bahawa kita telah melakukan tugas kita dengan baik. Maka jangan difikirkan tugas orang lain. Sebenarnya kita tidak gagal kerana kita telah melakukan dengan baik.

Begitu juga dalam Islam (saya bukan ahli agama namun mempunyai sedikit pengetahuan untuk dikongsi), dimana masih teringat kisah seorang abid dimana ketika itu terdapat seorang abid yang tinggal disebuah pulau jauh dari sosialisasi kehidupan manusia. Apabila mati Allah bertanya kepada abid tersebut, “wahai Abid apakah engkau ke syurga nanti atas ihsan aku atau kerana amalan mu”. Lalu abid itu menjawab “kerana amalan ku”, lantas Allah berkata “Sesungguhnya neraka buatmu”.

Dalam konteks ini, Abid tersebut telah mencampuri kerja Allah iaitu menentukan syurga atau neraka. Maka balasan lain yang diperolehi bukan syurga seperti yang diharapkan.