PERMOHONAN ORANG KAYA DAN ORANG MISKIN

 

 

Bismillahirrohmanirrohim….

Salam di bulan Syawal mulia ini…dititipkan kisah permohonan orang kaya dan orang miskin untuk renungan diri….

Nabi Musa AS memiliki umat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Mereka ada yang kaya dan juga ada yang miskin. Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa AS. Kerana kemiskinannya, pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh.

Si miskin itu kemudian berkata kepada Nabi Musa AS: “Ya Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya.” Nabi Musa AS tersenyum dan berkata kepada orang itu: “Saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah SWT.” Si miskin itu agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata: “Bagaimana aku banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini sahaja!” Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya.

Beberapa waktu kemudian, seorang kaya datang menghadap Nabi Musa AS. Orang tersebut bersih badannya juga rapi pakaiannya. Ia berkata kepada Nabi Musa AS: “Wahai Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin, terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku itu.”

Nabi Musa AS pun tersenyum, lalu ia berkata: “Wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah SWT.” “Ya Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Allah SWT? Allah SWT telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat, telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah SWT telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya,” jawab lelaki kaya itu. Akhirnya lelaki kaya itu pun pulang ke rumahnya.

Selepas peristiwa itu, Allah SWT menambah kekayaan kepada lelaki kaya itu kerana ia selalu bersyukur. Dan lelaki miskin menjadi bertambah miskin. Allah SWT mengambil kesemua kurnianNya sehingga lelaki miskin itu tidak memiliki sehelai pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua kerana ia tidak mahu bersyukur kepada Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s